Minggu, 05 September 2021

Penyesalan

 aku tak mendengar suara hujan
tiupan angin dan gemerisik daun-daun jatuh.
ini musim apa?
telingaku hanya mendengar suaramu
percakapan-percakapan dan tawa
yang datang dari masa lalu.
Kenangan-kenangan indah pun terlintas kembali dalam otak ku
Apa aku sudah gila?
Bukan kah kita sudah tak Lg bersama
Lalu ada apa denganku?
Mungkinkah rasa rindu yg menggebu
Atau sebuah harapan yg kini kian tabu
Aku kenapa?
Ini apa?
Entah lah, aku tak mengerti
semakin ku pikirkan otak ku semakin terhenti
ku coba ingat kembali, hati ini malah terasa sepi
Mencoba melupai, justru kian timbul dalam memori
Keinginan tuk melupakan jadi malah berganti
dan kini yg ku pikirkan hanya ingin kembali


Goresan Tangan
17 Desember 2019

Belahan Jiwa

 Beberapa orang sangat beruntung, bisa mudah bertemu belahan jiwanya hanya dalam 1 kali pertemuan.


Sebagian lainnya harus tertatih demi menemukan belahan jiwanya.


Dan sisanya adalah kumpulan orang-orang yang bertahan sekuat tenaga,demi sebuah belahan jiwanya, Tapi yg terbelah justru hatinya.

Goresan Tangan

Tangerag 28 Mei 2019

 

Kecewa

Ketika mata, tak sanggup melihat.
telinga, tak mampu mendengar
mulut, tak lagi berbicara.
mungkin ada hati yg terluka,
jiwa yg terbelah,
rasa yg berubah.
Angan akan sirna, bersama jua cerita kita
merasakan hidup tanpa Rasa
berjalan tanpa rupa..
jiwa terkubur hampa...
Dan perlahan mulai lupa
akan Rasa yg di anggap paling berharga
Sisanya hanya menghasilkan luka & kecewa


Goresan Tangan
Tangerang 24 Agustus 2020

Bayangan

Aku lebih nyaman di balik bayangan
Sebab aku tak menyukai keramaian
Namun aku juga tak ingin kesepian
Karena aku hanya mencari ketenangan

Aku benci teralalu Terang
Tapi aku  juga tak suka kegelapan
Karena Hitam Pekat Menelan Harapan
Serta Menutup Timbulnya bayangan

Biarkan aku disni, Mencintaimu
tak perlu ada yang tau, kecuali kamu
Karena Tak penting Apa kata orang tentang ku dan kamu
asal kau bahagia sudah cukup untuku

Tak perlu km ceritakan tentangku pada temanmu
Sebab tak semua orang akan mengerti maksud dariku
Tak usah mencari tau sebrapa besar aku mencintaimu
Biarkan kelak Do'a Dan Tuhan Yang memberitahumu
Bahwa Hanya Namamu Yang slalu ada Dalam Aminku


°Goresan Tangan
Tangerang, 25 Mei 2021

Beristirahat

 Akui saja bahwa dgn nya kau pernah melukis bahagia
Walau setelah nya terdapat kepergian yg harus kau bayar dgn air mata
Jangan menyerah, meski tak pernah ada yg dapat menggambarkan seberapa parah kau patah
Lelah pada resah itu tak salah,
maka beristirahatlah, menepi, dan jangan dulu memaksa untuk mencintai
Carilah kesembuhan, bukan dgn pelampiasan perasaan.
Jangan suguhkan apa yg belum sempat kau sempurnakan.
Bersabarlah karena berdua tidak menjanjikan selamanya bahagia


°Goresan Tangan

Tangerang 26 Mei 2021

Catatan Malam

 Sering Aku Merasa Gundah

Serpuhan Cerita Menambah Resah

Di Ujung Pahitnya Kisah

Menghujam Hati Yang Kini Kian Patah


Malam Ini Aku Terbangun

Oleh Mimpi Yang Begitu Anggun

Ternyata Kembali Muncul Dan Tertegun

Sebuah Rasa Cinta Yang Tertimbun


Kala Itu Aku Merindu

Akan Hangatnya Pelukmu

Suara Tawa Nan Riang Meski Kini Mulai Semu

Rasa Serta Perhatianmu Perlahan Hilang Ditelan Waktu


Naskah Ini Aku Tulis Untukmu

Sang Pelangiku, Dikala Itu

Kisah Kita Yang Indah Nan Haru

Selalu Terukir Dalam Sanubariku

Meskiku Sering Terluka Akan Ego Dan Keras Kepalamu

Sungguh Aku Bahagia Menggores Kisah ini Bersamamu

 

Goresan Tangan

Tangerang 28 Agustus 2021